![]() |
| Aphis indica |
Sebenarnya
sulit untuk masuk ke pikiran masyarakat yang masih tabu akan pentingnya ilmu
itu. Jujur, saya kuliah bukan untuk mencari kerja tapi saya mencari ilmu. Jika
saya kuliah untuk mencari kerja, “BODOH” itu namanya.
BODOH
?? ya. Saya bilang betapa bodohnya diri saya. Jika anda belum paham dengan
tulisan saya, saya akan beri penjelasan mengenai orang bodoh vs orang pintar
yang saya ambil dari beberapa referensi yang saya baca :
Orang
bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis…
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.
Orang
bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
Orang
pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.
Saat
bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
‘meratap-ratap’ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
‘meratap-ratap’ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.
Tapi
saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
Mata
orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.
Saya
yakin pasti akan timbul pertanyaan..
- Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
- Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
- Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
- Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??
intinya
jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah
dibodohi oleh orang bodoh.
Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi
orang pinter yang bodoh. Kata kunci nya adalah ‘resiko’ dan ‘berusaha’,
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha

Wah Membingungkan,, Tapi menarik untuk bahan pemikiran...Maaf g punya akun google jd pake tanpa nama aja ya...by Ria
ReplyDeleteYo buat to,, biar g spam.. dn ada fotonya
DeleteMenang yag mana nich..???
ReplyDeleteEmange gelot
Deletewah enek2 wae mas smpean ki nulis..
ReplyDeleteTapi bener juga seh...hahaha
Kapan Balek bed ??
DeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDelete